Namun, karena tidak memahami maksud dari pemberian balon tersebut, Dinar justru memukul balik balon itu ke arah penonton. Aksi tersebut rupanya mengundang reaksi dari orang-orang di sekitarnya.
“Aku diketawain sama waiternya. Terus salah satu penonton diambil, katanya lumayan daripada beli,” kata Dinar saat menjadi bintang tamu acara Pagi Pagi Ambyar di Trans TV, Rabu (28/1/2026).
Dinar mengaku saat itu tidak mengetahui bahwa balon tersebut diduga berisi gas tertentu yang biasa dihirup untuk mendapatkan efek mabuk singkat.
Tak hanya soal balon, Dinar Candy juga membongkar fenomena lain yang menurutnya kini makin sering ditemui di dunia hiburan malam, yakni pod geter. Pod geter disebut-sebut berbentuk seperti rokok elektrik atau vape pada umumnya, sehingga sulit dibedakan secara kasat mata.
Dinar mengaku pernah beberapa kali ditawari pod geter saat bekerja di berbagai kota. Menurutnya, tawaran itu datang dari orang-orang yang berada di lingkungan klub malam.
“Ditawarin di tiga kota, klub berbeda. Katanya bikin nge-fly,” ungkap Dinar.
Ia menyebut, awalnya tidak mengetahui apa isi dari pod geter tersebut. Namun setelah bertanya, Dinar mendapat penjelasan bahwa cairan di dalamnya sudah diracik atau dicampur dengan zat tertentu.
“Setelah aku tanya itu pod geter apa, ternyata dalamnya sudah diracik. Liquid-nya sudah dicampur,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan