Jakarta, ERANASIONAL.COM – Kondisi Nikita Mirzani sempat menjadi perhatian publik setelah beredar kabar bahwa dirinya jatuh sakit saat menjalani masa penahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, menjelang perayaan Lebaran 2026. Informasi tersebut memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan bahwa kondisi kesehatannya menurun akibat tekanan psikologis setelah permohonan kasasi yang diajukan ditolak oleh Mahkamah Agung.
Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh tim kuasa hukum. Galih Rakasiwi menegaskan bahwa kondisi kliennya murni disebabkan oleh masalah kesehatan, bukan karena tekanan mental atau dampak dari putusan hukum yang telah berkekuatan tetap. Ia menjelaskan bahwa Nikita mengalami sakit gigi yang cukup serius dan memang sempat kambuh.
Menurut Galih, kondisi tersebut bukan hal baru bagi Nikita, karena sebelumnya juga pernah mengalami masalah serupa. Namun kali ini, rasa sakit yang dirasakan cukup mengganggu sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Tim kuasa hukum pun segera mengambil langkah dengan mengurus izin agar Nikita dapat menjalani pemeriksaan di luar rutan.
Izin tersebut akhirnya diberikan, dan Nikita sempat dirujuk ke Rumah Sakit Adhyaksa untuk mendapatkan penanganan medis. Akan tetapi, setelah dilakukan pemeriksaan, pihak rumah sakit menyatakan bahwa kondisi yang dialami tidak dapat ditangani secara optimal di fasilitas tersebut. Hal ini membuat tim kuasa hukum mempertimbangkan opsi lain agar kliennya bisa mendapatkan perawatan yang lebih sesuai.
Galih menjelaskan bahwa pihaknya berencana membawa Nikita ke fasilitas kesehatan yang selama ini biasa menangani kondisi medisnya, dengan harapan penanganan yang diberikan bisa lebih efektif. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kesehatan Nikita tetap terjaga selama menjalani masa penahanan.

Tinggalkan Balasan