Ia mengenang kebiasaan sederhana yang dulu selalu ia lakukan bersama anak-anak sebelum tidur.

“Sekarang aku susah banget tidur, karena biasanya aku yang nganterin mereka ke atas buat tidur. Terus kita suka ngitung bareng dan mereka bertiga lari ke atas,” kenangnya.

Kenangan-kenangan kecil itulah yang justru meninggalkan rasa rindu mendalam bagi Dahlia.

“Hal-hal kayak gitu sih yang paling aku kangen,” tambahnya.

Kini, Dahlia Poland harus menjalani hari-harinya sendiri di rumah. Ia mengakui suasana sepi menjadi tantangan tersendiri setelah bertahun-tahun hidup bersama anak-anak.

“Sekarang tinggal sendiri, sepi aja sih,” ucapnya singkat.

Meski demikian, Dahlia berusaha menerima keadaan dan terus melangkah maju. Ia percaya bahwa keputusan yang diambilnya saat ini adalah yang terbaik untuk masa depan anak-anaknya.

Di tengah kesedihan yang masih ia rasakan, Dahlia tetap berkomitmen untuk bangkit dan memperbaiki kondisi hidupnya. Ia berharap suatu hari nanti dapat kembali menjalani peran sebagai ibu secara penuh ketika keadaan sudah memungkinkan.

Kejujuran Dahlia Poland dalam membagikan kisah hidupnya pun menuai simpati publik. Banyak yang menilai keputusannya sebagai bentuk cinta yang tulus, meskipun harus dibayar dengan rasa kehilangan yang mendalam.