Sebagian pihak mengaitkan keputusan tersebut dengan pengalaman panjang Britney menghadapi tekanan industri hiburan Amerika, termasuk masa konservatori (conservatorship) yang membelenggunya selama lebih dari satu dekade. Sejak bebas dari pengawasan hukum tersebut pada 2021, Britney dikenal lebih selektif dalam berbagi rencana karier dan cenderung menjaga privasi.
Meski menutup kemungkinan tampil di Amerika Serikat, Britney masih memberi isyarat bahwa ia tidak sepenuhnya menutup pintu untuk tampil di negara lain. Dalam unggahan yang sama, ia mengungkap harapan bisa tampil bersama putranya di luar AS.
“Tapi saya berharap bisa duduk di kursi dengan mawar merah di rambut saya, dikepang, tampil bersama putra saya di Inggris dan Australia segera,” tulisnya.
Britney juga melontarkan pujian penuh kebanggaan untuk Jayden, yang ia sebut memiliki bakat besar di bidang musik. Ungkapan tersebut menegaskan bahwa fokus Britney saat ini lebih tertuju pada mendukung perjalanan sang putra ketimbang membangun kembali karier panggungnya sendiri.
“Dia bintang besar dan saya sangat tersanjung berada di hadapannya! Semoga sukses, anakku,” tutup Britney.

Tinggalkan Balasan