“Tapi memang banyak orang seperti ini. Gaji belasan bahkan puluhan juta per bulan pun ternyata masih belum puas. Entah untuk apa juga uang Rp 400 juta itu. Mungkin untuk beli susu anak. Tapi, susu apa yang harga Rp 400 juta,” keluhnya.
Awkarin mengaku, tak lagi mau diam setelah dua kali dicurangi karyawan sendiri.
Dia memutuskan, akan melaporkan permasalahan tersebut ke pihak berwajib karena tak ingin hasil keringatnya dicuri orang lain.
“Kali ini, gue enggak akan tinggal diam. Karma pasti berjalan, tapi gue juga mau hukum berjalan,” tuturnya.
Awkarin mengungkapkan, modus sang karyawan mengambil uang Rp 400 juta darinya adalah dengan menipu brand-brand dan perusahaan yang ingin bekerja sama dengannya.
Karyawan itu memberikan nomor rekening Awkarin yang sudah lama tidak dipakai.
Dengan begitu, sang karyawan bisa dengan leluasa menarik dana dari rekening kosong tersebut.
Awkarin menjelaskan, tak pernah tahu kerja sama apa saja yang telah dibuat sang karyawan itu dengan para pengiklan.
“Teruntuk olshop-olshop yang baru-baru ini menghubungi saya dan meminta saya ngepost, saya tidak tahu ada endorsean dari kalian, dan duitnya pun enggak ke saya,” ucapnya.
Semua dana yang masuk ke rekening lamanya itu, menurut Awkarin, ditransfer ke seseorang bernama Ely Rosita yang diketahui tante si pelaku.
Namun dia juga mentransfer sedikit uang itu ke rekening perusahaan Awkarin.
Pada akhir unggahannya, Awkarin berharap, bisa selalu menjadi pribadi yang bersyukur sehingga dia bisa mendapatkan penghasilan tanpa merugikan orang lain.
“Alhamdulillah, selama ini pekerjaan gue tidak mencuri dan pekerjaan gue insya Allah bener. Gue tidak pernah mengambil hak orang lain. Makanya Tuhan selalu kasih jalan buat gue. Semangat, rezeki gue lagi dibersihin sebelum umrah,” ujarnya. []

Tinggalkan Balasan