2. Berhias dan memakai pakaian terbaik
Berhias dan memakai pakaian terbaik saat Idulfitri sudah menjadi tradisi budaya masyarakat muslim. Sebagai momen untuk mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan beribadah dan menjalani Ramadan dengan baik.
Berhias ini bisa dilakukan dengan membersihkan badan, memotong kuku, memakai wewangian, dan mengenakan pakaian terbaik.
Sebagaimana dalam hadis disebutkan riwayat Al Hakim, dari Al Hasan bin Ali ra, berkata: “Rasulullah Saw menyuruh kami agar memakai pakaian terbaik dan wewangian terbaik yang kamu miliki pada dua hari raya.” (HR Al-Hakim)
3. Makan sebelum salat Idulfitri
Hal ini dimaksudkan pada Idulfitri umat Islam tidak lagi melakukan ibadah puasa seperti sebelumnya pada saat Ramadan. Oleh karena itu, disunahkan makan terlebih dahulu.
Rasulullah Saw juga biasa menyantap kurma dalam jumlah ganjil sebelum salat Idulfitri. Kurma bisa sebanyak tiga, lima atau tujuh butir.
Kemudian, yang menjadi pembeda salat Idulfitri dengan salat Iduladha adalah sebelum salat Iduladha tidak dianjurkan untuk makan sebelum pulang dari salat Id.
Sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Buraidah, dari ayahnya. Ia berkata,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat salat Id pada hari Idulfitri dan beliau makan terlebih dahulu, sedangkan pada hari Iduladha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari salat Id, lalu beliau menyantap hasil kurbannya.” (HR Ahmad)
4. Perbanyak baca takbir
Selain itu sunah Nabi Muhammad Saw sebelum salat Idulfitri adalah mengucapkan takbir. Bahkan dimulai sejak malam sebelum Idulfitri atau biasa disebut malam takbiran.
Takbir Idulfitri bisa dikumandangkan di mana saja, di rumah, jalan, masjid, atau tempat lainnya. Kesunahan takbir Idulfitri dimulai sejak tenggelamnya matahari pada malam 1 Syawal sampai takbiratul ihramnya imam salat Id bagi yang berjamaah.
Adapun lafaz takbir Idulfitri yang biasa dikumandangkan sebagai berikut.
اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ.
Allahu akbar allahu akbar, la ilaha illallah wallahu akbar alllahu akbar walillahil hamd.
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan bagi Allah-lah segala puji.”
5. Tahniah (memberi ucapan selamat)
Idulfitri sebagai hari yang penuh kegembiraan, sehingga dianjurkan untuk saling memberi kebahagiaan satu sama lain. Ucapannya dapat berupa doa seperti, “Taqabbalallahu minna wa minkum”, yang artinya semoga Allah menerima (amal ibadah) dari kita dari kalian.
Selain itu, ada juga kalimat lain untuk mengucapkan selamat hari raya Idulfitri, seperti “Minal ‘aidin wal faizin” yang artinya, “Semoga kalian termasuk orang-orang yang kembali (ke fitrah) dan orang-orang yang sukses (dalam akhirat)”.

Tinggalkan Balasan