Roby juga menegaskan bahwa dirinya tidak berniat menjatuhkan Aurelie dan hanya ingin keluarganya bisa hidup tenang di tengah tekanan publik.

Namun, setelah mempertimbangkan berbagai hal, Denny Sumargo akhirnya memutuskan untuk tidak mengundang Roby Tremonti ke dalam podcast-nya. Keputusan itu terlihat dari unggahan Instagram Story Densu, di mana ia membagikan cuplikan video iklan lama yang menjadi awal pertemuan Aurelie dan Roby.

“Oo ini awalnya,” tulis Densu singkat dalam unggahan tersebut.

Tak lama kemudian, Aurelie Moeremans memberikan respons atas sikap Densu. Ia mengungkap bahwa Denny Sumargo telah menghubunginya secara langsung untuk meminta penjelasan dan kronologi kejadian sebelum mengambil keputusan.

“Bang Densu keren, kemarin menelepon untuk minta kronologis dan memutuskan untuk tidak mengundang child groomer,” tulis Aurelie dalam pernyataannya.

Langkah Denny Sumargo tersebut mendapat apresiasi dari sebagian publik yang menilai Densu berhati-hati dalam menggunakan ruang podcast-nya agar tidak menjadi wadah pembenaran bagi tindakan yang diduga melibatkan eksploitasi anak.

Hingga kini, polemik seputar buku Broken Strings masih terus bergulir. Namun satu hal yang mencuat, kisah Aurelie telah membuka diskusi lebih luas mengenai pentingnya perlindungan anak, kesadaran publik terhadap child grooming, serta tanggung jawab figur publik dalam menyikapi isu sensitif tersebut.