Pertemuan awal terjadi ketika keduanya dipasangkan dalam sebuah proyek iklan. Aurelie mengungkap bahwa iklan tersebut sejatinya ditujukan untuk model dewasa, namun usianya kala itu diubah menjadi 21 tahun atas arahan manajernya.
Hubungan yang awalnya terlihat manis dan penuh perhatian itu, menurut Aurelie, perlahan berubah menjadi manipulatif. Dalam bukunya, ia menceritakan bagaimana kontrol emosional hingga tindakan kekerasan seksual akhirnya terjadi.
Kisah inilah yang tampaknya membuat Denny Sumargo bereaksi cukup keras. Tidak hanya menulis curahan hati, Densu juga mengambil sikap terkait polemik yang berkembang di media sosial, khususnya soal Roby Tremonti, sosok yang ramai dikaitkan warganet dengan karakter Bobby dalam buku tersebut.
Nama Roby Tremonti mencuat setelah publik menelusuri hubungan masa lalu Aurelie yang pernah menjalin asmara dengan pria berusia jauh lebih tua. Roby sendiri sempat mengklaim pernah menikahi Aurelie. Namun klaim tersebut dibantah langsung oleh Aurelie, yang menegaskan bahwa pernikahan itu tidak sah karena, menurut pengakuannya, dilandasi unsur pemaksaan dan pemalsuan dokumen.
Seiring viralnya buku Broken Strings, Roby Tremonti kemudian muncul ke publik dan menyatakan ingin memberikan klarifikasi. Ia bahkan secara terbuka memohon kepada Denny Sumargo agar diberi kesempatan tampil di podcast milik Densu.
“Tolong teman-teman yang followernya besar, saya bisa klarifikasi lebih panjang. Om Denny Sumargo misalkan, saya mengagumi Anda. Tolong, seandainya saya diundang ke podcast Om Denny, saya tidak mau ada kebencian,” ujar Roby dalam pernyataan yang beredar di media sosial.

Tinggalkan Balasan