Audisi The Icon Indonesia semakin menarik dengan kehadiran sejumlah penyanyi dan musisi papan atas Tanah Air yang akan bertindak sebagai juri di masing-masing kota. Para juri ini tidak hanya menilai kemampuan vokal peserta, tetapi juga memberikan masukan dan motivasi secara langsung.
Beberapa nama yang dipastikan hadir sebagai juri antara lain:
Rizwan Fadilah yang akan menyapa peserta audisi di Medan
Betrand Peto Putra Onsu di Makassar
Stevan Pasaribu di Bandung
Ardhito Pramono yang akan hadir langsung dalam audisi penutup di Jakarta
Kehadiran para musisi ini menjadi daya tarik tersendiri, mengingat mereka dikenal memiliki karakter vokal yang kuat dan perjalanan karier yang inspiratif di industri musik Indonesia.
The Icon Indonesia membuka kesempatan luas bagi solois pria dan wanita berusia 14 hingga 25 tahun yang memiliki kemampuan bernyanyi pop. SCTV menegaskan bahwa ajang ini diperuntukkan bagi peserta yang belum terikat kontrak dengan label rekaman mana pun, sehingga benar-benar memberikan kesempatan baru bagi talenta segar.
Selain kemampuan vokal, peserta juga diharapkan memiliki karakter suara yang khas, kepribadian yang kuat, serta kesiapan mental untuk berproses di industri hiburan yang kompetitif.
“Melalui The Icon Indonesia, kami ingin mencari bukan hanya penyanyi yang bagus secara teknis, tetapi juga memiliki karakter dan potensi untuk menjadi ikon musik pop Indonesia,” menjadi salah satu semangat utama program ini.
Tak hanya mengandalkan audisi offline, SCTV juga telah membuka audisi online The Icon Indonesia sejak pertengahan Januari 2026. Langkah ini diambil untuk menjaring talenta dari berbagai daerah yang memiliki keterbatasan jarak atau belum bisa hadir langsung ke kota-kota audisi terbuka.
Audisi online ini memungkinkan generasi muda dari seluruh penjuru Indonesia untuk tetap memiliki kesempatan yang sama dalam menunjukkan bakat mereka. Peserta audisi online yang lolos seleksi juga berpeluang melanjutkan proses ke tahap berikutnya.

Tinggalkan Balasan