Jakarta, ERANASIONAL.COM- Seorang Enterpreneur, Investor dan Content Creator serta penulis best – selling Merry Riana resmi meluncurkan buku terbarunya dengan berjudulu ‘The Mentor 9 Purnama di sisi SBY’ pada Senin (3/11/2025).

Buku ‘The Mentor 9 Purnama di Sisi SBY’ merupakan karya yang menghubungkan dua generasi Pemimpin dan karya istimewa Merry Riana di tahun 2025.

Acara peluncuran buku ini dihadiri langsung Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadi sosok utama dalam buku tersebut.

Tidak hanya itu, launching buku tersebut dihadiri oleh Wapres ke-11 RI Budiono, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono berserta istrinya, Annisa Pohan Yudhoyono, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Kepemudaan dan Pekerja Seni Raffi Farid Ahmad, Wamen ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Darmawan, Menteri UMKM Maman Abdurahman, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Wamen Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Saintek) Stella Christi.

Hadir pula Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Eddy Baskoro Yudhoyono berserta istri, Aliya Rajasa Yudhoyono serta Putra Presiden ke-3 RI BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie.

“Karya yang tentunya merekam sembilan bulan kebersamaan serta bagaimana proses pembelajaran langsung bersama Presiden ke-6 kita yaitu bapak Susilo Bambang Yudhoyono,” jelas Merry Riana di Jakarta, Senin malam.

Namun berbeda dari biografi politik, buku ini menghadirkan sisi yang lebih manusiawi lalu inspiratif, serta karya ini menggambarkan perjalanan lintas generasi antara seorang pemimpin bangsa dengan seorang murid yang belajar tentang arti nilai, ketenangan, dan kepemimpinan moral.

“Wah tentunya ini sangat spesial dan saya bersyukur sekali mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari Bapak SBY, yang tentunya tidak hanya sekedar sebagai Presiden, tetapi sebagai pribadi yang bijak, rendah hati, dan selalu dan terus mencintai bangsa,” tuturnya.

Ada yang menarik, Merry Riana juga mengungkapkan hadirny lukisan ‘The Light of Hope’ merupakan Sentuhan Personal dari SBY yang membuat buku ini tentunya menjadi istimewa.

“Sampulnya menampilkan lukisan asli karya Pak SBY sendiri berjudul The Light of Hope dan menariknya ini merupakan lukisan pertama beliau dalam dimensi potret, sekaligus lukisan pertama yang dijadikan sampul buku “ rincinya.

Menurutnya karya lukisan ini melambangkan keseimbangan hidup dan kedamaian batin serta juga menjadi cerminan semangat bukuimi.

“Nah ditengah-tengah bahwa keterbatasan, harapan harus terus dan tetap menyala,” tegasnya.

Buku ini Miliki Makna

Sementara itu Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY mengatakan buku ini memiliki makna mendalam serta menjadi sebuah karya yang memantulkan kembali perjalanan hidupnya sebagai manusia dan pemimpin.

“A beautiful book dan so beautiful, jujur saya membaca buku ini sampai teraduk-aduk hati dan pikiran saya, nah di bagian Purnama ke-6, saya menangis, karena penggambaran yang benar-benar menyentuh sehingga seperti hidup kembali. Saya bersyukur ada seorang tokoh muda menulis kisah ini dengan niat dan tujuan yang baik,” jelasnya.

SBY berharap kehadiran buku ini menjadi simbol hubungan lintas generasi antara dua sosok yang sama – sama mencintai Indonesia.

“Harapannya mampu memberi inspirasi bagi para pembaca khususnya generasi muda sehingga nantinya menemukan kembali makna kepemimpinan yang berakar pada integritas, ketulusan, dan cinta terhadap bangsa,” tandas SBY.